demo

Article

blog article

Infeksi Saluran Kemih Pada Ibu Hamil

Diantara sekian banyak infeksi yang dapat terjadi dalam kehamilan, Infeksi saluran kemih (ISK) termasuk yang cukup sering. Prevalensinya berkisar antara 4-7%, dengan kata lain 4-7 dari 100 wanita hamil dapat menderita ISK dengan tanpa gejala (asimptomatik). Selain itu jika tidak ditangani, maka 25% dari penderita dapat mengalami ISK dengan gejala seperti sistitis (infeksi kandung kemih), sampai dengan pyelonefritis (infeksi ginjal).

MENGAPA BISA TERJADI ?
Saat hamil, akan terjadi perubahan dari sistem saluran kemih sehingga terjadi peningkatan risiko ISK. Selain itu risiko juga semakin meningkat dengan jumlah kehamilan sebelumnya (paritas), status sosial ekonomi yang rendah, usia tua, adanya aktivitas seksual selama kehamilan, diabetes mellitus, penyakit sickle cell anemia, dan riwayat ISK sebelumnya.

SEANDAINYA TIDAK DI OBATI, APA YANG DAPAT TERJADI?
Seperti telah dijelaskan di atas, bahwa seperempat dari penderita ISK akan mengalami perburukan seperti infeksi kandung kemih sampai dengan infeksi ginjal. Kedua kondisi ini akan dapat menyebabkan komplikasi dalam kehamilan seperti persalinan prematur, berat bayi lahir rendah, hipertensi dalam kehamilan, anemia dan korio-amnionitis.

Jadi untuk para ibu, jangan lupa lakukan skrining ISK di awal kehamilan, demi kehamilan yang lebih baik dan janin yang lebih sehat.


dr. Rathi Manjari Fauziah, SpOG - RSIA Citra Ananda


(KONSULTASIKAN DIRI ANDA SEGERA !)

RUMAH SAKIT BUNDA GRUP

Call Centre : 1-500-799


Copyright © RS Bunda Group. All Rights Reserved.