News

46 Tahun RS Bunda, Canangkan #savingliveswithbunda

blog article

Dalam usianya yang sudah 46 tahun Bunda Medik Healthcare System (BMHS) memiliki agenda untuk menggadang kampanye #savingliveswithbunda. Tagline ini sekaligus sebagai visi bahwa BMHS memiliki segala fasilitas untuk menenuhi kebutuhan masyarakat akan kesehatan.

Tagline #savingliveswithbunda secara resmi diperkenalkan pada hari Jumat (30/11/2018), di Jakarta. Serangkaian kegiatan pun digelar dalam upaya mengusung tagline tersebut. "#savingliveswithbunda dicanangkan untuk membangun kepercayaan masyarakat akan kemampuan BMHS dalam penerapan teknologi medis modern di semua tahapan usia kehidupan manusia baik pria atau perempuan," kata Komisaris Utama BMHS, Dr Ivan Sini.

Ivan Sini menjelaskan, BMHS melalui grup RS Bunda telah menjadi jejaring layanan kesehatan yang komprehensif dari penanganan tahap embrio manusia sampai ke usia tua. Diawali sebagai grup rumah sakit ibu dan anak, RS Bunda telah menjadi pusat layanan kesehatan yang mempunyai keunggulan dibidang layanan umum. "Komitmen RS Bunda untuk memberikan layanan berbasis teknologi modern terlihat dalam berbagi produk jasa kesehatan yang setara dengan layanan di luar negeri," ujar Ivan Sini.

Grup RS Bunda kini telah mempunyai 5 rumah sakit, lebih dari 500 tempat tidur dengan kualitas teknologi dan SDM dokter dan perawat yang mumpuni. Melalui teknologi medis modern yang dimiliki seperti Robotic Surgery, Laparoscopy, Brain and Spine surgery, Cath Lab untuk jantung dan otak yang didukung oleh pencitraan medik canggih melalui High Resolution CT Scan dan MRI, RS Bunda menitik beratkan pada tindakan medik dengan upaya peningkatan kualitas hidup manusia. 

Layanan bedah minimal invasif telah menjadi golden standard layanan yang dilakukan di RS Bunda. Robotic Surgery untuk berbagai macam bedah tumor dan kanker perut seperti endometriosis, kista, mioma dan angkat rahim telah dilakukan lebih dari 350 kasus sejak tahun 2012. 

Kemudian, laparoskopi juga telah banyak dilakukan untuk appendiks (usus buntu), batu empedu dan hernia. Dengan luka yang kecil sekitar 5-10mm pasien rata rata menginap 2-3 hari  dengan pemulihan di rumah sekitar 1 minggu. "Ini jauh lebih cepat dari operasi besar konvensional yang membutuhkan waktu sebulan untuk pemulihan," ujar Ivan.

Sementara, untuk gangguan nyeri punggung dokter bedah saraf RS Bunda Jakarta telah mampu melakukan bedah minimal mikrodisktektomi untuk mengurangi risiko operasi dan meningkatkan angka kesembuhan. Tim Brain and Spine juga telah melakukan bedah minimal invasif otak untuk epilepsy, yang berhasil menyembuhkan penyakti pada pasien yang pada tahapan tidak bisa diobati lagi dengan obat-obatan. 

Peralatan Cath Lab yang canggih juga telah membantu banyak pasien yang membutuhkan kateterisasi jantung baik untuk dewasa maupun untuk anak. Dokter ahli yang terlatih dari Jerman dan Malaysia telah bergabung dengan RS Bunda untuk melayani permasalahan jantung yang kompleks.


#savingliveswithbunda #rsiabundajakarta #rsubundajakarta #rsubundamargonda #rsubundabmcpadang #bicklinik #rsiacitraananda #rsbundagrup #bmhs1973


Copyright © RS Bunda Group. All Rights Reserved.